Pemkot Siapkan Generasi Muda Berketerampilan “Go Global”

oleh -4 views
oleh

PANGKALPINANG , Wartaonline — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang resmi memulai program SMK Go Global sebagai upaya mempersiapkan generasi muda agar memiliki keterampilan, dan kesiapan mental untuk bersaing di dunia kerja internasional.

Kick off program tersebut ditandai dengan pembinaan terhadap 20 peserta terpilih yang nantinya dipersiapkan untuk bekerja di luar negeri, khususnya Arab Saudi.

Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin mengatakan, program SMK Go Global merupakan wujud tindak lanjut dari komunikasi pemerintah daerah dengan kementerian terkait mengenai peluang bagi anak-anak Pangkalpinang untuk mendapatkan pelatihan, sekaligus akses bekerja di luar negeri.

“Hari ini kita ikhtiar. Beberapa bulan yang lalu kita bertemu dengan Bu Menteri, Kementerian Imigrasi. Beliau berjanji akan memberikan fasilitas untuk anak-anak Pangkalpinang agar bisa mengikuti pelatihan dan bekerja di luar negeri. Hari ini bisa terwujud,” ujar Saparudin, Kamis (3/9/2026).

Dalam program tersebut, 20 peserta akan menjalani pelatihan selama tiga bulan. Selain mendapatkan pelatihan keterampilan, mereka juga akan difasilitasi tempat tinggal selama mengikuti pembinaan.

Peserta akan mendapatkan pembelajaran di bidang barista dan kopi, serta bahasa Inggris sebagai bekal untuk menghadapi lingkungan kerja di luar negeri.

Namun, menurut Saparudin, keterampilan teknis saja tidak cukup. Peserta juga perlu memiliki kepribadian dan mental yang kuat sebelum memasuki dunia kerja internasional.

“Juga diberikan bekal-bekal untuk kepribadian, kemudian mental, supaya mereka siap kerja di luar negeri dan bisa bertahan, struggle-lah istilahnya,” katanya.

Wali Kota menyebut peserta program tersebut nantinya diarahkan untuk bekerja di Arab Saudi. Pemerintah pun memastikan proses keberangkatan dilakukan melalui jalur resmi sebagai pekerja migran Indonesia.

Ia meminta para orang tua tidak perlu khawatir karena peserta yang bekerja melalui jalur legal akan mendapatkan fasilitasi dan perlindungan dari pemerintah, mulai dari proses pengurusan keberangkatan hingga dukungan melalui perwakilan pemerintah Indonesia di negara tujuan.

“Bagi orang tua tidak perlu khawatir anaknya karena mereka diawasi juga oleh pemerintah kita. Kita di sana ada Kedutaan, kemudian juga ada Atase di negara tujuan,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.