Sidang Paripurna DPRD Babel Sahkan Pertanggungjawaban APBD 2025

oleh -3 views
oleh

PANGKALPINANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Rapat Paripurna dengan agenda padat dan strategis pada Rabu (29/7/2026). Dimulai pukul 13.00 WIB di Ruang Paripurna Gedung DPRD, sidang ini menjadi momen krusial bagi legislatif dan eksekutif untuk menutup evaluasi tahun lalu, mengatur tata ruang hunian, serta membidik perencanaan anggaran masa depan.

 

Eddy Iskandar sebagai Wakil Ketua DPRD Babel memimpin jalannya rapat yang dihadiri oleh Gubernur beserta jajaran pejabat terkait. Dalam sidang ini, ada tiga poin utama yang menjadi fokus perhatian seluruh anggota dewan.

 

1. Pengesahan Pertanggungjawaban APBD 2025

Agenda pertama adalah pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Dengan disahkannya Raperda ini menjadi Peraturan Daerah (Perda), berarti kinerja Pemerintah Provinsi dalam mengelola keuangan negara selama tahun 2025 telah mendapat persetujuan formal dari legislatif. Ini merupakan wujud akuntabilitas publik bahwa dana rakyat telah digunakan sesuai prioritas pembangunan.

 

2. Regulasi Baru untuk Perumahan Layak

Selain evaluasi keuangan, paripurna juga mengesahkan Raperda tentang Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Pemukiman. Regulasi ini dinilai sangat mendesak untuk menjawab kebutuhan hunian layak bagi masyarakat serta menata kawasan permukiman agar lebih tertib, aman, dan berkelanjutan. “Perumahan adalah hak dasar. Dengan payung hukum ini, kita harap program rumah subsidi dan penataan kawasan kumuh bisa berjalan lebih terstruktur,” ujar salah satu anggota Komisi terkait.

 

3. Membidik APBD 2027

Agenda terakhir yang tak kalah penting adalah penyampaian Rancangan Kerangka Utama Anggaran (RKUA) serta Prioritas, Prinsip, dan Arah Kebijakan (PPAS) untuk APBD Tahun Anggaran 2027. Penyampaian dokumen ini menandai dimulainya siklus perencanaan anggaran baru. Eksekutif memaparkan proyeksi pendapatan daerah dan prioritas belanja untuk dua tahun ke depan, yang akan menjadi bahan pembahasan intensif antara DPRD dan Pemprov dalam bulan-bulan mendatang.

 

Wakil Ketua DPRD Babel dalam penutupnya menekankan bahwa ketiga agenda ini mencerminkan sinergitas kuat antara legislatif dan eksekutif. “Kita menutup evaluasi 2025, membenahi tata ruang perumahan saat ini, dan merencanakan masa depan 2027. Ini adalah langkah maju untuk kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung,” pungkasnya.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.