Ketua DPRD Babel Konsultasi ke Kemhan RI Soal Krisis Tambang Timah

oleh -109 views
oleh

JAKARTA – Miris semakin kompleksnya dinamika sektor pertambangan timah di Pulau Bangka Belitung, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama rombongan bergerak cepat dengan melakukan konsultasi tingkat tinggi ke Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI). Kunjungan delegasi DPRD Babel ini diterima langsung oleh Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan, Rabu (29/7/2026) di Jakarta.

Langkah strategis ini diambil karena menurunnya aktivitas pertambangan timah di Belitung bukan lagi sekadar persoalan penurunan produksi komoditas, melainkan telah bertransformasi menjadi isu multidimensi yang mengancam stabilitas daerah.

Edi Nasapta Wakil Ketua DPRD Babel dalam keterangannya menjelaskan ” bahwa dampak ekonomi dari lesunya sektor tambang telah dirasakan langsung oleh masyarakat. Penghasilan para penambang dan pekerja pendukung merosot tajam, lapangan pekerjaan menyempit, dan roda perekonomian lokal melambat drastis. Ribuan keluarga yang menggantungkan hidup sepenuhnya pada sektor ini kini menghadapi ketidakpastian masa depan yang mencekam.

“Jika kondisi ini dibiarkan berlanjut, ancamannya tidak hanya ekonomi. Kami melihat potensi meningkatnya pengangguran massal yang berujung pada kerawanan sosial dan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas),” ujarnya.

Didit Srigusjaya selalu ketua DPRD Babel menyoroti risiko strategis nasional berupa maraknya praktik penyelundupan timah melalui jalur ilegal. Ketidakpastian hukum dan lemahnya pengawasan di lapangan dinilai dapat membuka celah bagi sindikat penadah dan penyelundup untuk menguasai pasokan timah, yang secara langsung merugikan pendapatan negara dan mengganggu kepentingan strategis nasional dalam pengelolaan sumber daya alam.

DPRD Babel berharap adanya sinergi antara pemerintah pusat, khususnya Kemhan dan instansi terkait lainnya, dengan pemerintah daerah untuk mencari solusi komprehensif. Solusi yang diharapkan tidak hanya berupa penegakan hukum terhadap tambang ilegal, tetapi juga revitalisasi ekonomi masyarakat agar tidak kembali bergantung pada eksploitasi sumber daya alam yang tidak berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan bahwa Belitung tetap aman, stabil, dan masyarakatnya sejahtera. Pendekatan keamanan harus berjalan beriringan dengan pendekatan kesejahteraan,” tutupnya.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan mendengarkan secara saksama paparan kondisi di lapangan. Kemhan RI menyadari bahwa stabilitas kawasan penghasil sumber daya alam vital seperti timah merupakan bagian integral dari ketahanan nasional.(harus)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.