DPRD Dukung kebijakan Pemkot Dalam Mencapai Zero Stunting

oleh -133 views
oleh

Pangkalpinang — DPRD Kota Pangkalpinang menyatakan komitmen penuh mendukung target zero stunting tahun 2026 yang dicanangkan Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Kesehatan.

Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Abang Hertza, menegaskan upaya percepatan penanganan dan pencegahan stunting harus dilakukan secara terstruktur, masif, dan menyentuh langsung masyarakat.

Kami mendukung kebijakan Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam mencapai Zero Stunting. Yang paling penting adalah sosialisasi dilakukan secara luas, akses puskesmas dibuka seluas-luasnya, serta respon cepat jika ada laporan masyarakat yang terindikasi stunting,” ujar Abang Hertza, Rabu (28/1/2026).

Menurutnya, tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat langkah konkret di lapangan, bukan sekadar program di atas kertas.

Salah satu strategi yang digencarkan Dinas Kesehatan adalah program ABCDE, yang menjadi panduan pencegahan stunting sejak dini.

Program tersebut meliputi: A — Aktif minum tablet tambah darah

 

B — Bumil (ibu hamil) rutin memeriksakan kehamilan

 

C — Cukupi konsumsi protein hewani

 

D — Datang ke posyandu setiap bulan

 

E — ASI Eksklusif selama enam bulan

Abang Hertza menilai pendekatan preventif melalui edukasi dan pendampingan menjadi kunci utama keberhasilan.

Secara geografis, lanjutnya, Kota Pangkalpinang memiliki keunggulan karena wilayahnya relatif mudah dijangkau. Jarak antarwilayah yang tidak terlalu jauh dinilai memudahkan optimalisasi layanan kesehatan.

Kota Pangkalpinang merupakan wilayah perkotaan dengan akses yang relatif mudah. Fasilitas kesehatan juga cukup memadai. Ini harus dimanfaatkan secara maksimal untuk menekan angka stunting,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader posyandu, hingga masyarakat. Tanpa kolaborasi yang kuat, target zero stunting akan sulit tercapai secara berkelanjutan.

DPRD Kota Pangkalpinang berharap program yang dirancang tidak hanya menjadi agenda tahunan, namun mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak di Kota Pangkalpinang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.