Banggar DPRD Babel Bahas RAPBD 2026, PAD Ditarget Naik ke Rp800 Miliar

oleh -120 views
oleh

Pangkalpinang — Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar rapat pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2026 di Ruang Rapat Banggar DPRD Babel, Rabu (13/11/2025), bersama Penjabat Sekda, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dan Sekretariat TAPD.

Ketua DPRD Didit Srigusjaya memimpin rapat dan menjelaskan fokus utama pembahasan adalah laporan hasil pembahasan anggaran dari masing-masing komisi.

“Jadi hari ini, kita di Badan Anggaran mulai membahas laporan anggaran hasil pembahasan komisi tingkat mitra, yaitu Komisi I, II, III, dan IV,” ujar Didit.

Total APBD murni yang diusulkan eksekutif mencapai Rp1,8 triliun. Pendapatan Asli Daerah (PAD) semula diproyeksikan Rp714 miliar, namun dalam pembahasan Banggar disepakati naik menjadi Rp800 miliar, berpotensi meningkat hingga Rp897 miliar.

“Kita sepakat ada penambahan dari PAD sebesar Rp714 miliar menjadi Rp800 miliar. Nanti secara teknis akan dibahas lebih lanjut dengan TAPD, termasuk dari sektor mana saja peningkatan itu bisa dicapai,” kata Didit.

PAD Babel bersumber dari tujuh objek pajak utama, termasuk pajak kendaraan bermotor, pajak bahan bakar kendaraan, dan pajak mineral bukan logam serta batuan.

“Itu teknis nanti akan dijelaskan lebih detail oleh TAPD, karena sumbernya dari tujuh objek pajak yang dikelola provinsi,” ujar Didit.

Setelah Komisi I selesai, rapat akan dilanjutkan Komisi II, kemudian Banggar akan merangkum seluruh hasil pembahasan komisi sebagai dasar penetapan nota keuangan dan rancangan akhir APBD 2026.

“Untuk sementara, yang dibahas masih sebatas penyesuaian angka pendapatan. Pembahasan detail akan dilanjutkan oleh komisi berikutnya,” jelas Didit.