Kunjungi SMAN 11 Tangerang, DPRD Babel Berharap 1 Persen Dana Disdik Masuk ke DKPUS

oleh -184 views

TANGERANG – Komisi I DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mulai memperhatikan Pengembangan Perpustakaan Daerah. Sebagai referensi, kunjungan ke sejumlah tempat, termasuk sekolah di luar Babel terus dilakukan.

Kemarin Senin (6/5/2024), dan hari ini Selasa (7/5/2024), Ketua beserta Anggota Komisi I DPRD Babel melakukan kunjungan kerja ke SMAN 11 Tengerang, Provinsi Banten, dan MAN IC Serpong, Banten.

Salah satu yang menjadi tujuan kunjungan para wakil rakyat Babel didampingi tim DKPUS Babel itu, adalah berkenaan dengan akreditasi perpustakaan sekolah.

Hal itu diungkapkan Ustaz Dede saat disambut Dewi, Wakil Kepsek Bidang Humas beserta Kepala Perpustakaan dan Pengelolaan Perpus SMAN 11 Tangerang.

Ke Tangerang ini, pihaknya ingin melihat langsung bagaimana dengan kondisi perpustakaan SMAN 11 Tangerang. Sebab, untuk di Babel, katanya, hal ini masih membutuhkan support, termasuk anggarannya.

“Di Babel, dinas pendidikan masih hanya membahas fisik, tidak dengan isi perpustakaan itu sendiri. Andaikan 1 persen saja dari dinas pendidikan masuk dan memberikan anggarannya ke DKPUS Babel untuk pembelian buku, itu sudah sangat cukup,” harap Ustaz Dede.

Sebab, bebernya, di Babel sendiri untuk perpustakaan sekolah, buku-bukunya masih banyak diisi oleh buku-buku paket.

Wakil Kepsek SMAN 11 Tangerang, Gina menyapaikan terima kasih atas kunjungan Komisi I DPRD Babel ke SMAN 11 Tangerang.

Ia menjelaskan, meski Perpustakaan SMAN 11 Tangerang sudah terakreditasi A, namun ada juga keterbatasan dana. Sehingga terdapat kekurangan buku-buku paket untuk anak-anak.

“Kepala Perpustakaan kami sangat luar biasa, dengan memaksimalkan sumber daya manusia yang ada. Setiap kelas mempunyai pojok baca masing-masing. Perpustakaan aktif mengasah minat-minat baca siswa,” ungkapnya.

Kepala Perpustakaan SMAN 11 Tangerang menambahkan, anak-anak didiknya suka membaca novel. Untuk itulah, pihaknya mengadakan novel terbaru untuk mengasah kritik sastra bagi anak-anak SMAN 11, sehingga mau tidak mau mereka harus membaca.

“Karya siswa SMAN 11 Tangerang ada projek pembuatan novel dan dibukukan,” ujar Kepala Perpustakaan SMAN 11 Tangerang.

Diakuinya, kunjungan siswanya ke Perpustakaan cukup besar, dikarenakan perpustakaan yang nyaman bagi mereka.

Dikatakannya, sudah banyak siswanya yang kuliah bahasa Jepang. “Untuk menunjang penambahan koleksi buku, kit acari buku hibah kerja sama dengan BI (BI corner),” sebutnya.

Sementara itu, dalam kunjungan di hari kedua Selasa (7/5/2024), ke MAN Insan Cendekia (IC) Serpong, rombongan Komisi I DPRD Babel dan DKPUS Babel diterima langsung oleh Wakil Kepsek MAN IC, Rapiq, dan Kepala Perpustakaan MAN IC, M.Ihdsanudin.

Ketua Komisi I beserta Tim DKPUS Babel, dalam kesempatan itu mendapatkan penjelasan tentang Perpustakaan MAN IC dari Kepala Perpustakaan MAN IC, M.Ihdsanudin.

Dipaparkan M.Ihdsanudin, Koleksi buku-buku perpustakaan di MAN IC Serpong, bisa di akses 25 sekolah MAN IC se-Indonesia.

“Perpustakan di sini adalah mitra siswa. Bagaimana desain pembelajaran, perpus dibikin nyaman adalah investasi bagi sekolah. Perpus di kelola dengan bagus, ujungnya pada peningkatan nilai nasional,” jelasnya.

Literasi membaca bagian dari pembentukan karakter. “Jadi, literasi sangat berpengaruh sekali bagi siswa disni. Alumni kami masuk perguruan tinggi rata-rata memiliki nilai yang tinggi dibanding alumni sekolah lain,” sebutnya.

Bahkan katanya, MAN IC Serpong mendapat penghargaan sebagai perpustakaan rujukan dari Perpusnas Tahun 2023.

“Setiap MAN IC di Indonesia berbeda, tergantung kondisi dan fasilitas tiap daerah di Indonesia. Pendaftaran kita buka secara nasional dan malahan ada yang dari Papua mendaftar di sekolah kita,” katanya.

Setiap siswa wajib tinggal di sini (MAN IC, red) dan disediakan asrama. Waktu pertama kali MAN IC serpong dibuka, seleksi guru dari 6000 guru diterima cuma 80 guru. Setelah diterima 80 guru tadi dikirim ke pesantren 2 untuk pembekalan guru-guru tesebut.

“Begitu juga murid, dari 3000 orang yang mendaftar, hanya diterima 140 siswa saja. Sehingga menghasilkan guru-guru serta murid-murid yang bagus bagi kami,” paparnya.

Ditempat terpisah, Kepala DKPUS Babel kepada media ini berterima kasih kepada Komisi I DPRD Babel yang telah berkomitmen memberikan dukungan terhadap pengembangan perpustakaan daerah, termasuk perpustakaan sekolah-sekolah.

Ia berharap ke depan, perpustakaan daerah di Babel menjadi lebih baik lagi, seiring adanya support langsung dari Komisi I DPRD Babel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.