Gubernur Erzaldi tinjau Pengecoran pembangunan masjid Nurul Yaqin

oleh

PUDING BESAR – Pemerintah Provinsi Kepualaun Bangka Belitung (Babel) mendukung sepenuhnya keinginan masyarakat desa Labu Kecamatan Puding Besar Kabupaten Bangka untuk memperluas masjid dengan harapan meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt.

Hal tersebut diungkapkan oleh Gubernur Babel Erzaldi Rosman ketika menghadiri kegiatan pengecoran pembangunan Masjid Nurul Yaqin Desa Labu, Selasa (22/02/22).

“Alhamdulillah, pengecoran pembangunan Masjid Nurul Yaqin sudah dimulai, secara otomatis cor ini sudah menjadi atap masjid sehingga masyarakat sudah bisa salat di lantai satu, targetnya bulan puasa bisa dipakai, saya senang masyarakat semangat. Alhamdulillah bantuan dari provinsi dan kabupaten ada,” ungkap gubernur.

Di kesempatan ini, orang nomor satu di Babel melakukan diskusi singkat dengan pengurus madrasah, sehubungan peningkatan mutu di madrasah tersebut dengan meningkatkan pengetahuan para gurunya.

“kami tadi diskusi dengan Kepala Madrasah, Ustaz Muhammad Antasari terkait biaya operasional madrasah dan rencana pembuatan kebun desa untuk membantu biaya operasional madrasah, menyantuni anak yatim, lansia, dan fakir miskin,” ujar gubernur.

Terkait pembangunan Masjid Nurul Yaqin yang sangat besar, Bang ER minta kepada warga agar masjid tersebut dapat dimakmurkan, dengan menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan peningkatan ekonomi masyarakat.

“Banyak cara untuk memakmurkan masjid, bukan hanya semata-mata untuk ibadah, tetapi bermacam kegiatan lainnya, jadikan ini pusat musyawarah, pusat ekonomi, pusat pendidikan, dengan demikian masjid selalu ramai kegiatannya,” tegasnya.

Selaku pemegang kebijakan, Gubernur Erzaldi berpesan kepada masyarakat Babel untuk selalu menjalankan protokol kesehatan, mengingat wabah Covid-19 belum berakhir.

“Gunakan masker dengan baik, yang belum vaksin hendaknya lakukan vaksin pertama dan kedua serta vaksin _booster_ guna mengurangi terjangkitnya Covid -19,” tegas Bang ER.

Untuk diketahui bahwa Masjid Nurul Yaqin yang lama tidak dapat menampung jemaah yang ada di desa tersebut, dan kondisinya sudah tidak memungkinkan lagi. Oleh sebab itu masyarakat setempat sepakat untuk memperluas masjid tersebut sehingga mampu menampung jemaah yang lebih banyak.

Kades desa Labu, Muslim membenarkan hal ini, seiring desa Labu terjadi penambahan jumlah penduduk baik dari masyarakat desa Labu juga masyarakat pendatang yang bekerja di perusaan sawit, kesemuanya itu melaksanakan salat di Masjid Nurul Yaqin.

“Mengadakan perluasan masjid harus di lakukan karena masjid kita tidak memungkinkan lagi untuk menampung jemaah, terutama pada hari-hari besar keagamaan seperti Jumatan, salat Idul Fitri dan lain-lain,” ujar kades.

Sehubungan masjid yang akan dibangun cukup besar dan dua tingkat sehingga membutuhkan dana sebesar Rp10 miliar.

“Dana yang diperoleh saat ini bantuan dari Pemprov. Babel Rp350 juta, Kabupaten Bangka RP300 juta, dari para donatur, dan masyarakat, sehingga untuk saat ini sudah menelan dana sebesar Rp2,5 miliar,” tegasnya.

Masyarakat desa Labu sangat mendukung pembangunan masjid ini, terlihat sangat atusias mereka bergoyang royong ketika pengecoran lantai masjid. Dalam kegiatan ini warga desa Labu melaksanakan kegiatan nganggung dan makan bersama gubernur.

Penulis : Hasan. A. M
Poto : Lulus
Editor : Lisia Ayu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.